Mengapa Tes TOEFL ITP?




Mengenai tes TOEFL ITP yang sering ditanyakan oleh banyak orang. Kalau TOEFL paper based sudah tidak boleh digunakan untuk mendaftar kuliah di luar negeri (di negara-negara berbahasa Inggris) lalu untuk apa kita mengambil tes TOEFL ITP, yang sebenarnya adalah TOEFL paper based?


Sebelum membahas mengenai TOEFL ITP, saya ingin menjelaskan mengenai TOEFL secara umum di Indonesia. Orang-orang Indonesia lebih mengenal tes TOEFL untuk kemampuan berbahasa Inggris. Ini dikarenakan hampir semua lembaga pendidikan, pemerintahan dan swasta di Indonesia, saat mensyaratkan kemampuan bahasa Inggris, akan selalu meminta skor TOEFL.


Sebenarnya TOEFL lebih bersifat akademis karena bahasa yang digunakan memang didesain untuk mengetes kemampuan bahasa Inggris seseorang yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan.Namun di Indonesia, TOEFL digunakan untuk semua kebutuhan bahasa Inggris.Tak heran jika TOEFL sangat populer.


Sejak beberapa tahun silam, TOEFL paper based sudah tidak digunakan lagi untuk level internasional. Keberadaannya diganti oleh TOEFL iBT. Perbedaan keduanya lumayan banyak. Pada TOEFL lama, ada tiga jenis tes, yaitu Listening, Reading dan Structure yang dikerjakan selama dua jam dan bentuk soalnya pilhan ganda. Skornya dari mulai 310-677, dengan rata-rata minimum skor yang diminta 500 atau 550 – tergantung kebutuhan.


Pada TOEFL iBT, skornya adalah 0-120 dengan jenis tes Listening, Reading, Writing dan Speaking. Soalnya dikerjakan secara online di komputer sementara TOEFL lama, seperti namanya, paper based. Biaya tesnya juga berbeda. Di masa lalu, TOEFL international dengan pola lama, biayanya sekitar 1-2 juta ditambah dengan TWE yang merupakan writing. Ini dikarenakan TOEFL paper based belum meliputi writing. Sementara kemampuan speaking tidak dites sama sekali.


Mudah-mudahan penjelasan di atas bisa memberikan sedikit gambaran yang lebih jelas mengenai TOEFL paper based.


Nah, meskipun TOEFL paper based ini tidak lagi digunakan secara internasional, tetapi di Indonesia, TOEFL ini masih lazim digunakan untuk mendaftar ke universitas/perguruan tinggi, maupun untuk melamar pekerjaan. TOEFL yang diminta adalah TOEFL dari lembaga kursus/pelatihan bahasa Inggris. Jadi, TOEFL ini sangatlah beragam variasi tingkat kesulitannya tergantung lembaga kursus/pelatihan bahasa Inggrisnya sendiri sehingga dinamakan TOEFL Prediction Test.


Lalu bagaimana dengan TOEFL ITP? Ini adalah tes yang sejenis dengan TOEFL prediction test. Dikerjakan di kertas, selama dua jam dan soalnya berupa Listening, Reading dan Structure dalam bentuk pilihan ganda. Bedanya, yang mengeluarkan soal TOEFL ITP adalah Educational Testing Service (ETS). Biaya tesnya juga beda, sedikit lebih mahal karena levelnya lebih tinggi. Kegunaan TOEFL ITP, menurut brosur yang dikeluarkan oleh Indonesian International Education Foundation (IIEF) adalah di antaranya:


Cukup jelas ya untuk manfaat TOEFL ITP-nya. Masa berlakunya dua tahun, sejak tes dilaksanakan. Jadi kalau kita tes saat ini, maka dua tahun ke depan, kita tak perlu tes lagi karena masih bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti di atas. Ada juga lembaga yang meminta, paling lama setahun. Itu sangat disesuaikan dengnan kebutuhan lembaga masing-masing.


Oya satu lagi, saya bisa menambahkan bahwa manfaat TOEFL ITP adalah untuk menyiasati beasiswa LPDP. Kalau universitas tempat kita akan belajar di luar negeri meminta skor bahasa inggris yang lebih rendah (misalnya IELTS 6, atau malah 5.5) tetap saja LPDP akan meminta skor TOEFL sebesar 550. Nah, TOEFL ITP ini bisa dipakai.


Di mana bisa daftar TOEFL ITP? Banyak tempat menyelenggarakan tes TOEFL ITP, termasuk di IEDUC Bandung. Yang berbeda dari pelaksanaan tes TOEFL ITP di IEDUC adalah, dilaksanakan di hari Sabtu. Sementara di banyak tempat lain, justru pada hari kerja. Mungkin sebagian orang tak bisa meninggalkan pekerjaannya pada hari kerja, jadi pilihan Sabtu lebih sesuai (aihhhh, sedikit promosi).


Karena soal harus dibeli dari ETS, maka pendaftaran untuk tes TOEFL ITP — di manapun — harus dilakukan jauh-jauh hari. Saran saya, kalau memang ada niat untuk tes TOEFL ITP segera daftar secepatnya. Biasanya penutupan pendaftaran dilakukan pada seminggu sebelum hari H. Jadi, jangan mepet-mepet yaa.. apalagi biasanya tempatnya terbatas.


sumber:http://theprepbook.com/category/tips/"






Ada empat bagian yang diujikan dalam
test TOEFL PBT :

Let's go