Sesi Listening TOEFL, dan Tips Mengerjakannya



Banyak orang mengatakan skill listening adalah yang paling menakutkan saat scoring TOEFL




Sesi Listening TOEFL (TOEFL listening section) bertujuan untuk menguji kemampuan peserta dalam memahami bahasa lisan. Dengan demikian, perserta tidak hanya memahami tulisan melainkan juga memahami kosa kata yang mereka dengarkan. Kamu bisa melatih kemampuanmu dengan mengikuti kursus TOEFL atau mencobanya sendiri.


Selain memahami percakapan atau ucapan, pada sesi ini peserta juga sedikit diuji mengenai tata bahasa. Hal ini karena pada sesi listening, audio yang diperdengarkan berupa percakapan dari yang singkat hingga yang panjang mengenai sebuah topik pembicaraan. Tidak jarang pada percakapan ini juga membicarakan mengenai waktu.


Pada sesi listening TOEFL terdapat tiga bagian yang dikategorikan menjadi part A, part B, dan part C. Meskipun sama-sama sesi listening, namun perbedaan terjadi pada panjang percakapan. Part A berisikan mengenai percakapan pendek, part B dengan percakapannya yang lebih panjang, serta part C merupakan monolog yang cukup p


Pada ketiga sesi tersebut kamu akan diberikan waktu selama 35-45 menit untuk keseluruhan pertanyaan. Ditambah lagi sesi percakapan dengan kesempatan menjawab hanya diberikan sedikit waktu. Dengan demikian, kamu harus cermat dalam menjawab setiap pertanyaan. Penjelasan mengenai TOEFL listening format ini yaitu:


Section 1


PART A


Sebagaimana yang telah dijealaskan sebelumnya, bahwa sesi ini berupa mendengarkan percakapan pendek yang terdiri dari dua orang pembicara (speaker). Setiap percakapan pendek tersebut akan ada pertanyaan di akhir dan kamu dapat menemukan jawabannya pada lembar



Pada listening TOEFL part A ini masih terbilang mudah karena peserta hanya diperdengarkan percakapan yang cukup pendek. Pada umumnya peserta hanya diberi kesempatan untuk mendengarkan satu kali percakapan. Dengan demikian, kamu harus memerhatikan apa yang diucapkan speaker secara seksama.


Pada sesi biasanya keyword berada di pembicara kedua. Namun demikian, dasar dari topik percakapan dikatakan oleh pembicara pertama sehingga kamu juga harus memperhatikannya. Selanjutnya, untuk pertanyaan yang diajukan biasanya berupa kata kunci yang disampaikan oleh pembicara kedua.


Petunjuk part A: Di sini kamu akan mendengarkan percakapan yang dilakukan antara dua speaker. Di setiap akhir percakapan akan ada suara orang ketiga, di mana orang tersebut nantinya akan membacakan pertanyaan berkenaan dengan percakapan tadi. Jawabannya dapat kamu lihat pada lembar soal.


Percakapan pada umumnya hanya diputar satu kali. Setelah mendengarkan pertanyaannya maka pilihlah satu dari keempat jawaban yang kamu anggap tepat. Setelah memilih satu jawaban yang dianggap benar maka kamu dapat mengisikan langsung di lembar jawaban. Pada listening TOEFL part A satu percakapan mewakili satu pertanyaan.


Jangan terlalu lama berfikir. Hal ini karena antara satu percakapan, sesi menjawab, dengan percakapan selanjutnya hanya diberi sedikit waktu. Dengan demikian, pastikan kamu tidak telambat untuk fokus ke percakapan selanjutnya. Kamu juga harus cermat dalam mendengarkan, sehingga tidak membutuhkan waktu lama ketika menjawab.


PART B


Percakapan part B akan lebih panjang dibandingkan dengan part sebelumnya. Masih sama seperti listening TOEFL part A, percakapan ini kembali dilakukan oleh dua orang dan di akhir orang ketiga akan menyampaikan pertanyaannya.



Jika sebelumnya satu percakapan untuk satu pertanyaan maka pada kesempatan ini satu kali percakapan untuk beberapa pertanyaan. Mengingat panjangnya percakapan serta ada beberapa pertanyaan yang akan yang akan disampaikan maka kamu harus lebih berkonsentrasi lagi untuk sesi ini.


Petunjuk Part B: Setelah satu percakapan panjang diperdengarkan maka selanjutnya ada orang ketiga yang akan memberikan beberapa pertanyaan. Masing-masing percakapan akan diucapkan sebanyak satu kali. Jarak dari satu pertanyaan dengan pertanyaan selanjutnya hanya dalam hitungan detik, sehingga jawablah sesaat setelah pertanyaan di


Setelah mendengarkan pertanyaan, kamu dapat memilih salah satu jawaban yang dianggap tepat yang tertera pada lembar soal. Pertanyaan tidak akan kamu temukan pada lembar soal sehingga kamu harus mendengarkannya dengan baik. Setelah memilih satu jawaban yang dianggap paling tepat maka kamu dapat menghitamkan lembar jawaban.


PART C



Listening TOEFL Part C agak berbeda dengan dua part sebelumnya. Hal ini karena pada sesi ini bukanlah terdiri atas percakapan melainkan monolog, di mana narrator akan membacakan narasi berupa cerita maupun berita yang cukup panjang. Topiknya pun beragam berupa hal-hal yang pernah atau bahkan sering kamu alami.


Teks yang nantinya diperdengarkan meemiliki durasi sekitar 40 hingga 80 detik. Nantinya pada akhir cerita atau narasi, narrator akan membacakan beberapa pertanyaan. Narasi yang diperdengarkan akan berisikan informasi dalam bentuk kalimat maupun angka. Ada baiknya jika kamu juga memperhatikan sejumlah angka yang disebutkan di dalam narasi.


Pertanyaan juga akan disampaikan sebanyak satu kali dengan kesempatan waktu kamu menjawab sekitar 12 detik. Waktu tersebut akan diberikan untuk satu kali pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan untuk satu kali sesi narasi yaitu berkisar antara 3 sampai dengan 7 pertanyaan.


Petunjuk Part C: Listening TOEFL part ini akan diputarkan beberapa narasi. Di setiap akhir narasi akan diberikan pertanyaan-pertanyaan yang hanya diputar sekali. Tidak ada teks pertanyaan tidak dituliskan pada buku soal, dengan demikian kamu harus mendengarkan dengan teliti apa yang menjadi pertanyaan.


Di sini kemampuan mendengar kamu sangat diuji. Karena teks yang akan dibacakan nantinya cukup panjang. Untuk itu kamu harus dapat memahami dengan baik apa yang disampaikan.


Setelah mendengar pertanyaan, maka jawaban bisa kamu temukan pada lembar soal. Pilih satu dari empat pilihan yang kamu anggap menjadi jawaban paling tepat. Kamu bisa mencari toefl listening practice youtube atau dihalaman web lain untuk kamu pelajari sendiri.


Trik dan Tips Mengerjakan TOEFL Listening


Sedikit mengulas kembali mengenati listening TOEFL sebelum masuk pada tips mengerjakan TOEFL, di mana tahap ini sangat menguji kemampuan kamu dalam mendengarkan bahasa inggris. Ini dikarenakan pada sesi tersebut baik percakapan, narasi, hingga pertanyaannya disampaikan melalui lisan.

Di lembar soal untuk sesi ini tidak ada apapun kecuali petunjuk dan pilihan jawaban. Dengan demikian kamu harus memerhatikan dengan baik setiap kata yang diucapkan oleh narrator. Untuk dapat mempermudah mengerjakannya, ada beberapa trik dan tips mengerjakan TOEFL listening yang dapat kamu lakukan yaitu:


Pada saat narrator menginformasikan mengenai petunjuk cara menjawab, kamu bisa terlebih dahulu membaca jawaban-jawaban yang ada. Tips mengerjakan TOEFL ini digunakan untuk mempermudah pada hal-hal seharusnya kamu perhatikan ketika percakapan atau narasi mulai diputar.


Perhatikan kata kunci. Tips listening TOEFL yang kedua ini dapat ditemukan melalui rumus 5W+1H. Melalui rumus tersebut kamu bisa memperoleh informasi mengenai jawaban apa (what), di mana (where), kapan (when), mengapa (why), siapa (who), dan bagaimana (how). Melaui cara ini kamu bisa mendapatkan informasi dengan singkat namun jelas.


Perhatikan intonasi speaker. TOEFL listening tips bisa menjadi petunjuk untuk menjawab pertanyaan di akhir. Selain intonasi, perhatikan juga makna atas perkataan speaker, apa itu sedih, semangat, kecewa, senang, dsb. Ini dikarenakan biasanya pertanyaan bekenaan tentang respons dari lawan bicara.


Beri tanda dari jawaban yang ragu-ragu. Tips mengerjakan TOEFL ini bisa berguna apabila lembar jawaban dilakukan dalam bentuk manual. Tanda dapat kamu lakukan berupa titik pada lembar jawaban. Ini dimaksudkan agar kamu tidak terlalu lama berfikir sehingga bisa fokus untuk mendengarkan pertanyaaan selanjutnya.


Jangan terlalu memikirkan kata yang kamu tidak pahami. Pada sesi listening, audio hanya akan diputar sebanyak satu kali. Jika kamu terlalu memikirkan kata yang kamu dengar dan kamu tidak pahami, maka kamu akan tertinggal. Hal ini membuat kamu tidak fokus untuk mendengar percakapan atau narasi selanjutnya.


Kelima poin tersebut dapat kamu gunakan sebagai tips mengerjakan TOEFL saat mengerjakan sesi listening. Selain tips tersebut, ada baiknya sebelum kamu memulai tes, lakukan persiapan dengan baik untuk sesi ini. Ada tips lain dengan cara menyenangkan untuk persiapan listening yang bisa kamu terapkan.


Kamu dapat memulainya melalui hal-hal menyenangkan yaitu mendengarkan musik. Ketika mendengarkan musik berbahasa inggris cobalah untuk memahami makna dari lagu tersebut tanpa harus melihat lirik lagunya. Setelah kamu bisa memahami makna dari setiap lagunya, maka coba kamu tuliskan apa yang kamu dengar di lagu tersebut.


Tuliskan liriknya satu per satu dan kosongkan bagian yang kamu kurang mengerti. Mulailah mencoba dari lagu dengan tempo lambat. Hal ini karena pada saat sesi listening nanti, speaker juga akan melakukan percakapan dan narasi dengan tempo yang tidak terlalu cepat. Belajar melalui lagu juga dapat melatih kamu untuk bisa memahami untuk mendengarkan kata-kata dengan pengucapan mirip. Salah satunya yaitu “can” dengan “can’t”. Jika kamu salah dalam memahaminya maka kamu juga akan salah dalam menjawab pertanyaan yang diajukan nantinya.


Satu lagi tips TOEFL dengan Satu lagi tips TOEFL dengan cara menyenangkan lainnya yaitu dengan menonton film. Kamu bisa membeli setel film dengan pengaturan bahasa inggris. Hal ini selain dapat meningkatkan kemampuan listening, juga dapat meningkatkan kemampuan verbal kamu dalam berbahasa inggris. Melalui subtitle dalam bahasa inggris, kamu dapat mempelajari kata apa yang diucapkan (tulisan) dan bagaimana cara pengucapan kata tersebut (verbal). Dengan demikian kamu dapat belajar dua hal dalam satu waktu. Cara lainnya kamu dapat memperdalam kemampuan verbal bahasa inggris baik dengan mendengar maupun pengucapan melalui kursus TOEFL.


Melalui kedua cara tersebut kamu dapat tetap dapat bersenang-senang dan juga belajar. Cara tersebut juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa bosan kamu ketika belajar. Apabila belajar disertai dengan rasa senang maka apa yang dipelajari pun akan mudah untuk diingat serta dipahami.



Silakan download soal LISTENING lengkap dengan file listenig





Ada empat bagian yang diujikan dalam
test TOEFL PBT :

Let's go