TOEFL, Inilah Kelemahan Utama Orang Indonesia

Posted on june 6th 2018 (Selasa) by Abdul Aziz S. Pd.


Iradhatie Wurinanda, Jurnalis

JAKARTA - Kemampuan berbahasa Inggris masih menjadi kelemahan pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi di luar negeri. Berdasarkan data dari Indonesian International Education Foundation (IIEF), skor TOEFL rata-rata yang dicapai para pelajar Indonesia hanya berkisar 470.


Direktur IIEF, Diana Kartika Jahja, mengungkapkan, tes TOEFL terdiri atas kemampuan membaca (reading), menulis (writing) , mendengar (listening), dan berbicara (speaking). Dari penilaian per bagian tersebut, titik lemah orang Indonesia biasanya terdapat pada bagian membaca atau reading.


"Kalau structure dan grammar, kita (orang Indonesia) unggul. Yang paling lemah biasanya membaca atau reading," tuturnya saat berbincang dengan Okezone baru-baru ini.


Lemahnya kemampuan membaca, kata Diana, disebabkan budaya baca orang Indonesia yang rendah. Dia mengungkapkan, jangankan membaca artikel bahasa Inggris, dalam bahasa Indonesia saja sudah malas apabila tulisan terlalu panjang.


"Padahal TOEFL mengujikan kemampuan membaca akademis, tentu lebih sulit. Baru lihat bacaan panjang sudah malas, akibatnya tidak dipahami dengan benar sehingga berpengaruh terhadap jawabannya," ujarnya.


Sedangkan untuk tes bagian lain, seperti mendengarkan, skor yang diraih orang Indonesia sudah cukup bagus. Hal tersebut, imbuh Diana, dipengaruhi oleh kebiasaan mendengar lagu atau menonton film berbahasa Inggris. Menurut dia, sekarang bahkan sudah banyak anak kecil fasih menyanyikan lagu-lagu Barat.


"Kalau kemampuan menulis masih harus ditingkatkan lagi. Belajar mengungkapkan suatu hal dari beragam perspektif. Semakin baik skill menulis kita, otomatis kemampuan bahasa Inggris juga meningkat karena kita sudah mampu mengutarakan suatu hal lewat tulisan, termasuk dalam penggunaan grammar," tukasnya.


sumber>>>> https://news.okezone.com/read/2016/03/10/65/1332310/toefl-ini-kelemahan-utama-orang-indonesia





Ada empat bagian yang diujikan dalam
test TOEFL PBT :

Let's go